Hoream’s Time : Iseng iseng thailook = iseng iseng nyelakain.

image

Assalamualaikum…anomers
Gaya ? Tampil beda ? Dan keren dengan kendaraan ? Tak harusnya membuat para pelaku modifikasi “alay” menyisihkan nilai kesalamatan berkendara.
Pagi ini abah kebetulan hampir saja kecelakaan setelah motor abah sang ble’ed hampir saja menabrak seorang anak SMA alay yang nyalip dari kiri tanpa sein dan tanpa peringatan. Si anak SMA kehilangan grip ban belakangnya dan hampir terjatuh di karenakan melintasi area jala berpasir.
Hadeuh untung aja Rem honda ble’ed dapat diandalkan šŸ˜„

Abah jadi inget untuk meneruskan artikel semalam tentang CIRI -CIRI ALAY.
dari sisi pengendara
1. biasanya golongan anak muda bahkan terlalu muda untuk naik motor dan punya SIM, tapi jangan salah yang tua tapi masih ke alay-alayan juga ga sedikit bro.
2. namanya abg labil pasti mentalnya juga masih labil
3. biasanya pengendara alay jarang menggunakan perlengkapan keselamatan yang lengkap jangankan knee protector atau pun elbow guard helm aja jarang di pake kalaupun bawa helm malah di gantung di stang atau di simpen di tanki. dan sendal jepit menjadi pelindung utama bagian kakinya
4. tidak mengindahkan peraturan lalu lintas seperti melanggar marka jalan dan lain-lain.
5. jalan raya serasa sirkuit (silahkan anda bayangkan sendiri gimana cara berkendaranya)
dari sisi motor alias kendaraannya
1. memodifikasi Ban di luar standar alias ban cacing atau ban untuk keperluan drag race ban dan pelk dengan ukuran yang sangat kecil. (iseng iseng thailook)
2. lampu rem jadi putih lampu depan di smoke merah bahkan kadang ga pake lampu.
3. spion not avaliable alias ga pake, kalo adapun di lipet (contoh ninin 250).
4. pake kanlpot racing murahan dengan suara mengalahkan mesin pesawat jet.
5. modifikasi mesin yang penting kencang ketahanan nomer 100.
Mari kita mengidentifikasi mereka. Menurut hasil pengamatan di jalan raya, mereka selalu menunjukkan salah satu/beberapa ciri berikut ini (boleh tidak berurutan):
* Mayoritas mereka adalah anak muda tanggung (ini nggak wajib. orang tua juga banyak yang alay)
* Motor dihias norak, misalnya: kaki-kaki ceper, lampu rem diganti jadi warna putih atau biru (berbahaya!)
* Knalpot berisik, boleh merusak gendang telinga siapa saja.
* Tidak ada spion. Kalaupun ada, spionnya dilipat ke dalam alias tidak digunakan.
* Jarang pakai helm.
* Suka bonceng bertiga hingga berempat. Ironisnya, semuanya nggak pakai helm.
* Sering nyelip-nyelip, meliuk-liuk di antara celah kendaraan, walaupun kendaraan tsb sedang bergerak dalam kecepatan tinggi.
* Tidak jarang mereka masuk ke jalur berlawanan supaya bisa mendahului.
* Setelah mendahului sebuah kendaraan dgn cara selip-selip, mereka menoleh ke belakang seolah mengejek/menantang pengendara yang disalipnya tsb.
* Suka teriak-teriak kesetanan. Apalagi kalau boncengan bertiga.
* Konvoy rame-rame sampai-sampai pengendara lain harus minggir (padahal bukan pengawal Presiden atau pengiring keranda mayat)
* Tidak menyalakan lampu sein kalau belok.
* Kalau belok tidak menurunkan kecepatan. Motornya malah dimiringkan lebih dari 45 derajat seperti MotoGP.
* Tidak sabaran kalau antre. Suka mengklakson dengan bunyi kodok merintih.
* Suka keluar tiba-tiba dari gang kecil, tanpa melihat ada kendaraan yang datang dari jalan besar.
* Berhenti sesukanya, bahkan sering tiba-tiba balik arah tanpa mengindahkan ada kendaraan di belakangnya.
* Sering adu balapan kalau ketemu saingannya di jalan raya.
* Satu tangan memegang stang, tangan yang lainnya dipakai merokok sambil kecepatan tinggi.
* Suka menggas-gas di lampu merah. Sering berhenti di depan garis putih, biar jadi nomor satu.
* Naik-naik ke trotoar atau separator busway (tidak konsisten di satu jalur).
* Kalau berkelompok mereka suka memarkir motornya hingga tengah jalan raya, lalu duduk di atasnya sambil kongko-kongko. Seolah-olah jalan nenek moyangnya.

Muncul pertanyaan ! Penggunaan ban non standar apa dampak untuk pengguna jalan yang lain ? “yang pake ban kita ini“,
Gini ya penggunaan ban non standar jelas akan berpengaruh pada Grip atau kesimbangan berkendara, nah jika dua hal itu hilang dari kendaraan kita otomatis resiko kecelakaan akan sangat besar kemungkinannya,
Contoh kasus: Motor alay dengan kondisi non standar terjatuh di kelokan karena kehilangan grip di ban nya , pengendara lain yang di belakangnya juga ikut terjatuh menabrak sang pengendara alay.
Nah loh ? Ngerti ora son ? šŸ˜€
Penggunaan ban non standar tidak hanya mengubah ukuran ban jadi lebih kecil loh šŸ˜€

image

image

image

image

Ngehehehe ternyata bukan cuma motor yg di ubah bentuk ban nya šŸ˜€

Artikel pabaliut bray šŸ˜€
Maklum mau kerja ngahahaha
Dah akh abah kerja dulu.
Pokoknya stop iseng iseng thailook šŸ˜€ modif koq buat iseng šŸ˜€
Wassalamualaikum

Iklan

Tentang Anomoto69 (anjay racing team)

this is life! you pull a little power and see? what speed are you able to?
Pos ini dipublikasikan di Bewara dan tag , . Tandai permalink.

22 Balasan ke Hoream’s Time : Iseng iseng thailook = iseng iseng nyelakain.

  1. RPMspeed berkata:

    biar kekinian :mrgreen:


    Kanibal Knalpot R25 ke Motor Lain
    http://rpmsuper.com/kanibalisasi-knalpot-yamaha-r25/

    Suka

  2. imotorium berkata:

    miozet maneh pakai velg hino geura jal :v

    Suka

  3. zuroichi berkata:

    Iki seng kon ngeblok

    Suka

  4. Trie berkata:

    Modifikasinya keren semua, terutama yang ninja…

    artikel yang the greedy king and the soldier stirring kok gak dilanjutin bah..?!

    Suka

  5. Lord Duarte berkata:

    Awas nanti ada yg ga terima jal, sekomunitas anak2 IIT pada komen semua disini tar wkwkwk
    tp gapapasih, jadi hits artikelnya :v

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s